Tips Menahan Marah

MARAH

Berikut ini adalah beberapa kiat yang mungkin dapat dilakukan untuk menahan marah, yaitu:

1. Mawas diri, misalnya dengan mencatat tingkah laku ketika marah. Apakah   kita suka bicara seenaknya, menyakiti hati orang, melempar barang dll. Dari tindakan itu kita perbaiki diri dengan jalan mengurangi kebiasaan jelek itu saat marah.

2. Pengukuhan diri, pada teknik ini kita justru mencatat tindakan positif kita, untuk sikap yang manis kita harus memberi hadiah pada diri kita sendiri. Misalnya dengan memuji diri sendiri saat berhasil meredam marah. Caranya, tentu saja dengan mengucapkan pujian-pujian kepada Allah yang menganugerahi sikap manis itu.   

3. Hindari penyebab marah. Tujuannya agar dapay mengendalikan marah secara langsung dari sumbernya contohnya; naik angkutan berdesak-desakan. Agar kita tidak marah jangan naik angkutan pada jam-jam itu.

4. Berfikir realistis dalam situasi marah. Artinya, meski marah, kita usahakan berfikir dan melihat dengan kepala dingin, tidak gegabah dan tidak berlaku subjektif, misalnya; kamu-kamu punya rasa kesal pada ibu kalian, tapi, ibu kalian baru pulang kerja dan masih lelah, masa sih tega-teganya kita marah sama beliau.

5. Rileks ketika hendak marah, tujuannya agar syaraf-syaraf yang tadinya tegang jadi mengendur. Teknik ini juga dianjurkan oleh Rosulullah saw; “Ketika kita marah ambilah posisi duduk, bila masih marah berbaringlah, bila masih marah juga, berwudhulah.” Tujuannya? Tentu agar jiwa kita tenang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: